DAWUHE YAI SYAFA'AT NAK PENGEN BAHAGIA DUNIA AHIRAT OJO SAMPEK NINGGAL NE SHOLAT JAMA'AH

Senin, 25 April 2011

Manajemen Pemasaran

Written by Mr. Endi on August 22, 2009 – 7:38 am -

manajemen pemasaran
Jika menyinggung istilah tentang manajemen pemasaran, maka kita akan selalu menyinggung empat faktor utama yang sangat  mempengaruhi jalannya suatu manajemen marketing. Ke-empat faktor tersebut diantaranya adalah harga, daerah pemasaran, kegiatan promosi atau pemasaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan, dan faktor utama yang paling penting yaitu produk itu sendiri. Agar dapat terjadi penjualan yang optimal, maka diperlukan tata kelola manajemen pemasaran yang tepat pula. Untuk produk sendiri dibedakan atas dua hal yang mendasar, yaitu produk real yang siap dipasarkan seperti produksi mobil, handphone, makanan, minuman dan sebagainya. Kemudian jenis produk ke dua adalah berupa produk jasa, sebagai contoh dari produk jasa ini adalah produk pelayanan komunikasi, jasa perawatan badan seperti spa, dan masih banyak lagi.
Ulasan Mengenai Produk
Kemudian suatu produk jika ditinjau dari sudut pandang konsep yang dikemas, maka kiat akan mengenal produk dengan kategori produk dengan kualitas tinggi, produk jenis ini juga dapat dibilang dengan istilah produk yang memiliki klasifikasi fitur dengan disain unik, dan biasanya ditujukan untuk kalangan atas, sehingga wajar jika produk dengan konsep seperti ini dibandrol dengan harga diatas rata-rata dan biasanya manajemen pemasaran ditujukan untuk kalangan menengah ke atas. Jika kita membandingkan produksi mobil dari Jepang dengan produksi Eropa, maka akan terlihat jelas dari segi kualiats, sehingga hal ini menyebabkan adanya margin dari segi harga. Ada juga produk yang ditinjau dari sudut pandang konsep dimana dapat dikategorikan ke dalam kategori ‘me too’. Produk me too ini dapat didefinisikan sebagai produk yang  menggunakan disain dari produk yang terlebih dahulu ada dipasaran dengan merek yang berbeda. Dengan kata lain produk me too dapat dikatakan sebagai produk jiplakan dari produk pendahulunya dengan disain yang agak beda sedikit. Sebagai contoh, produk minuman mineral ‘Aquades’ merupakan produk me too dari produk ‘Aqua’. Suatu perusahaan jika memproduksi produk me too, maka akan diperlukan usaha yang agak keras dalam pengelolaan manajemen pemasaran. Manajemen pemasaran untuk produk me too harus dilakukan dengan cermat agar produk me too dapat bersaing dengan produk dengan produk pendahulunya.
Kegiatan Promosi
Ketika suatu produk telah dilepas di pasaran maka tujuan utama pemasaran agar terjadinya penjualan adalah dengan adanya konsumen. Untuk merangkul konsumen agar mendukung terjadinya penjualan maka diperlukan juga manajemen pemasaran yang terorganisasi dengan baik. Salah satu manajemen pemasaran yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan promosi. Promosi sendiri dapat didefinisikan sebagai daya upaya atau kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untukmengenalkan produk kepada konsumen dengan tujuan utama untuk  membujuk konsumen agar mendukung terjadinya transaksi penjualan. Dalam melakukan suatu promosi diperlukan strategi pemasaran yang optimal agar didapatkan hasil yang maksimal pula.
Dalam melakukan kegiatan promosi yang saat ini sedang ng-trend digunakan oleh kebanyakan perusahaan adalah dengan malakukan kombinasi teknik promosi yang terdiri atas penjualan yang dilakukan secara pribadi atau sering lebih dikenal dengan istilah ‘personal selling’, promosi yang dilakukan dengan cara melalui iklan yang dapat dilakukan baik dengan media elektronik da media cetak, promosi dengan jalan publikasi yang biasanya dilakukan pada event-event tertentu yang biasanya bersifat dapat mengkumpulkan masa yang besar, dan terakhir adalah promosi dengan cara door to door dimana hal ini lebih dikenal dengan istilah ‘sales promotion’.
Perencanaan Distribusi yang Tepat
Faktor lainnya yang perlu dipertimbangkan dalam merancang manajemen pemasaran adalah tak lain adalah dengan mempertimbangkan daerah atau place tempat produk yang akan dipasarkan. Dengan menimbang dan menganalisis tempat pemasaran, maka akan sangat membantu untuk menentukan strategi apa yang dipakai dalam proses pendistribusian. Dengan menggunakan distribusi yang benar, maka akan sangat membantu dalam menghemat biaya transportasi distribusi, sehingga akan sangat mempengaruhi keuntungan atau laba yang akan diperoleh oleh perushaan. Pada dasarnya terdapat tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam melakukan kegiatan distribusi agar dapat dilakukan dengan efisien. Ketiga faktor penting tersebut adalah distribusi yang sifatnya intensif, kemudian distribusi yang menggunakan metode eksklusif, serta terakhit type distribusi dengan menggunakan konsep selektif.
Distribusi dengan metode eksklusif, adalah distribusi yang sangat mementingkan gensi, kualitas dan prestisius. Biasanya type distribusi ini digunakan untuk manajemen pemasaran bagi perusahaan yang memang memiliki merek dagang yang cukup berkualitas tinggi. Sebagai contoh adalah distribusi yang hanya dilakukan untuk memilih outlet pemasaran yang hanya berada ditempat-tempat yang terpilih, tempat-tempat tersebut biasanya terletak di kawasan elite yang ramai dikunjungi oleh konsumen. Tempat-tempat yang dimaksud dapat berupa gerai took yang berada di mall, plaza, dan tempat elit lainnya. Pemilihan tempat-tempat terpilih ini guna mempertimbangkan untuk menjaga agar produk yang dipasarkan terkesan berkualiat tinggi dan memiliki prestisius yang tidak dimiliki oleh produk lainnya. Umumnya jika menggunakan metode ini, penjualan yang dihasilkan tidak bisa dicapai dengan hasil yang besar jika dinilai dari satu per satu tidak secara keseluruhan. Namun tetap menghasilkan keuntungan yang amat tinggi, karena harga produk yang ditawarkan memiliki manajemen dengan harga yang relatif tinggi dan stabil.
Kemudian type distribusi yang ke-dua adalah distribusi dengan menggunkan konsep selektif. Konsep distribusi ini hamper mirip jika dibandingkan dengan konsep distribusi dengan menggunakan konsep distribusi eksklusif. Namun cakupan dari distribusi selektif biasanya memiliki menajemen pemasaran yang lebih luas jika dibandingkan dengan distribusi dengan type eksklusif. Sebagai contoh untuk distribusi selektif adalah produk yang hanyak dipasarkan di tempat yang sudah terpilih, seperti indomart, alfamart, carefour, maka produk ini biasanya tidak dapat ditemukan di pasar tradisional. Konsep produksi ini biasanya banyak memilki kelemahannya jika dibandingkan dengan type distribusi lainnya. Namun poin positif yang akan didapatkan dengan mengadopsi distribusi selektif adalah terbantunya dalam mengontro harga, sehingga suatu produk akan berharga sekian rupiah dimanapun daerah produk itu dipasarkan selama pemasarannya berada pada outlet-outlet yang telah terpilih.
Terakhir adalah metode distribusi yang bersifat intensif, type distribusi ini biasanya akan memiliki pasar yang paling luas jika dibandingkan dengan metode distibusi lainnya baik distribusi dengan konsep eksklusif maupun distribusi dengan menggunakan metode selektif. Karena manajemen pemasaran produk akan meliputi pasar yang tidak pandang bulu, baik itu pasar tradisional, pasar menengah, pasar modern, atau bahkan pasar elelite yang hanya dapat terjangkau oleh kalangan tertentu. Kelemahan dari distribusi ini adalah tidak dapat mengontrol harga untuk dijadikan secara homogen. Misal untuk suatu produk yang sama namun karena dipasarkan pada dua tempat yang memiliki kualitas margin yang besar, maka harganya-pun juga akan berbeda.
Penetapan Harga atau Price
Penenetapan harga dari suatu produk merupakan hal yang sangat strategis untuk diperhatikan oleh suatu perusahaan. Jika menyinggung dengan harga dari suatu produk, maka biasanya akan sebanding dan sejalan dengan kualitas dari produk itu sendiri. Secara umum, biasanya jika harga suatu barang tinggi, maka hal itu disebabkan karena kualitas yang dimiliki dari suatu produk itu juga tinggi pula.Namun terkadang hal itu tidak berlaku jika konsumen jeli dalam memilih barang. Karena terkadang harga dari suatu barang mahal disebabkan oleh merek dari barang itu sendiri yang memang sudah diakui dipasaran.
Tidak semua orang atau konsumen memiliki argumen bahwa semakin bagus suatu produk maka akan memiliki harga yang tinggi. Beberapa konsumen menyakini bahwa harga murah bukan berarti kualitas rendah. Hal ini tentunya adalah sebuah peluang bagi suatu perusahaan yang baru dalam membidik segmen pasar tertentu. Dengan memanfaatkan argument tersebut, maka dengan pengelolaan manajemen pemasaran yang tepat sasaran, maka tidak menutup kemungkinan produk yang ditawarkan mampu bersaing di pasar.
Harga yang tinggi identik dengan menghasilkan keuntungan yang tinggi. Pernyataan ini memang layak untuk dibenarkan. Namun penetapan harga yang murah juga identik dengan keuntungan yang besar juga suatu pernyataan yang dapat dibenarkan. Sebagai contoh produk jasa dibidang telekomunikasi yang saat ini berlomba-lomba untuk menawarkan produk jasa yang dimiliki dengan kecenderungan bersaing dengan harga yang rendah. Contoh real operator CDMA menawarkann harga yang relatif murah dibandingkan dengan GSM. Dan GSM menawarkan produk jasa dengan harga yang relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan operator CDMA tapi dengan kualitas pelayanan jaringan yang lebih baik. Denga kata lain, dalam memilih manajemen pemasaran harus disesuaikan dengan produk yang dimiliki. Kemudian dengan mampu menganalisis dan melihat kelebihan dari suatu produk, maka akan sangat membantu dalam menentukan manajemen pemasaran yang tepat terutama dari segi harga.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan yang dapat membantu untuk menentukan harga dari suatu produk dengan tepat agar dapat bersaing dipasaran dan menghasilkan keuntungan yang tinggi bagi perusahaan:
  1. Sebaiknya menetapkan harga berdasarkan dari biaya produksi yang dikeluarkan oleh perusahaan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menganalisis biaya produksi suatu produk dapat meliputi; biaya pokok, biaya overhead dan biaya penunjang lainya. Dengan menganalisis biaya produksi dalam menentukan harga suatu produk, maka akan membatu perusahaan untuk terhindar dari jurang kerugian.
  2. Menetapkan harga berdasarkan permintaan. Oleh karena itu sebelum menetapkan harga dari suatu produk ada baiknya perusahaan terlebih dahulu untuk melakukan riset seberapa besar tingkatan permintaan pasar terhadap produk yang akan dipasarkan. Manajemen pemasaran dalam hal ini akan memilki peran penting dalam menganalisis kebijakan ini. Semakin besar tinggi pertmintaan dari suatu produk, maka akan semakin tinggi kecenderungan harga yang akan dimiliki dari produk itu sendiri.
  3. Menetapkan harga dari suatu produk dengan melihat harga persaingan yang ada di pasaran. Jika memungkinkan maka kenapa tidak membandrol harga dari suatu produk dibawah harga persaingan yang ada di market. Hal ini akan sangat membantu penjualan produk tersebut di pasar agar diburu oleh konsumen. Selain itu penetapan harga dari suatu produk juga dapat dilakukan dengan memasang dengan harga cantik. Misal jika keputusan perusahaan berniat menjual produk dengan harga dua ratus ribu rupiah, maka tidak ada salahnya dalam pemasarannya produk tersebut dijual dengan harga Rp 195.000,00. Percaya atau tidak permainan angka ini sangat mempengaruhi penjualan suatu produk untuk jangkan panjang dan dalam jumlah besar.
Bookmark and Share

Minggu, 26 Juli 2009

KELUARGANYA RATU ADIL DI TANAH JAWA

KELUARGANYA RATU ADIL DI TANAH JAWA

Tanah jawa semakin lama semakin hancur banyak orang-orang yang mencari ke kakayaan dunia sedang ahirat tidak dihiraukan, dna di tengah-tengah kehancuran itu alloh menjadikan raja berkedudukan di timurnya babaran di kot sarandil yang masih ke turunan Nabi Muhammad, ibunya masih keturunan Mataram, asalnya Pasayongan. Raja ini menduduki dan menguasai tanah jawa. Maka tegaklah sebagai raja atau pemimpin yang adil. Bermeditasi dengan sang pencipta yang agung. Tak ada orang yang tau atau menyangka sebelumnya kalau ia akan jadi raja.

Apabila ada manusia yang membakang pasti terterjang, tertumapas, terhina dan hancur namanya. Timbulnya sang tunjung putih. Yang memusuhi semua dapat dirobohkan, musuh yang berani melawan pasti mati tertumpas habis karena paukannya yang samara dan rahasia berasal dari alloh. Berupa kelabang, kalajengking dan segala yang berbisa.

Dan akan di Bantu dua dahnyang tanah jawa dan pasukannya bangsa lelembu.

Di perkirakan munculnya kerajaan rawadil di hutan ketonggo sebagai ibu kotanya. Raja ini bergelar sultan Nawang Tin Heru Cakra. Rakyat kecil hidupnya semakin enak, tak besusah payah lagi. Orang-orang yang jahat banyak yang takut, durjana takut berangkat mencuri, orang – orang yang suka taruhan, judi, sengat ketakutan, kerajaan sangat baik.

Kemudian orang-orang mendatangi masjid-masjid untuk mencari kebaikan dan mereka menghendaki untuk menjadi santri untuk memperdalam agama. Besok pada jaman itu pajaknya rakyat kecil untuk sawah sak jung hanya 1 dinar. Ketahuilah / biaya untuk makan sri raja hanya 1.000 maka dia merasa terlalu banyak jika lebih dari 1.000 raja ini tak menyukai harta lebih senang menjauhinya.

Murah sandang pangan, rakyat kecil bergembira lebih mulya hidupnya. Masa ini 100 tahun lamanya.

Jadi ratu adi berkuasa hanya 100 tahun lamanya , setelah ratu adil maka akan muncul lagi raja kembar. Ini hanyak berkuasa selama 50 tahun lamanya. Setelah lenyapnya pemerintahan raja kembar, dan ada raja lagi yang beribukota di WARINGIN REBAH. Dan kerjaan ini hanya berkuasa 50 tahun lamanya .

Setelah hilangnya kota waringin rebah sebgai pusat kota kemudian ada raja lagi yang menggantikannya, kotanya berada di BAREBERAN lamanya 60 tahun lalu lenyap lagi.

Bersambung

Rabu, 22 Juli 2009

PENYEBAB HAFAL DAN PENYEBAB LUPA


YANG MENYEBABKAN HAFAL

Di dalam kitab ta’limuta’alim diterangkan bahwa yang bisa menyebabkan agar mudah hafal adalah 1). Kesungguhan 2). Kontinuitas 3). Minimasi makan dan sholat malam dan juga membaca Al-Qur’an juga salah satu penyebab mudah hafal; kata mutiara menyatakan : “tiada sesuatu yang lebih bisa menguatkan hafalan kecuali membaca Al-Qur’an dengan menyimak”, Hadits Nabi yang artinya “Amal ibadah umatku yang paling unggul adalah membaca Al-Qur’an dengan cara menyimak ”.
Di cerita ada seorang ulama’ bernama Syaddad bin Hakim pernah bermimpi ketemu kawannya yang sudah mati, lalu bertanya “Apakah amal yang kau dapat lebih bermanfaat?” dan jawabnya “membaca Al-Qur’an dengan cara menyimak”.
Dan doa yang bisa menguatkan hafalan yaitu membaca doa waktu mengambil kitab sebagai berikut (bismillahi s/d dahrod dahiri dan selanjutnya lihat sendiri di kitab Ta’lim) yang artinya dengan menyebut asma Allah, maha suci Allah segala puji bagi Allah, tiada Tuhan Selain Allah, Allah Maha Besar, tiada adya dan kekuatan selain atas pertolongan Allah yang Maha Mulia Agung uhur lagi Maha Mangetahui – berulang hingga sejumlah huruf yang telah ditulis dan akan ditulis berabad-abad dan sepanjang masa.
Juga membaca doa setelah solat fardu lihat di kitab Ta’lim dan juga banyak-banyak membaca sholawat Nabi, karena Nabi Muhammad SAW adalah rahmat bagi alam semesta.

YANG BISA MENYEBABKAN LUPA
Adapun penyebab mudah lupa adalah perbuatan maksiat, banyak berbuat dosa, keinginan dan kegelisahan perkara duniawi, serta terlalu banyak kesibukan dan urusan duniawi.
Kepinginan duniawi mengakibatkan gelapnya hati sedang kepinginan akhirat mendatangkan cahaya hati, yang semua itu akan terasa pengaruhnya dalam sholat; dengan kata lain, kepinginan duniawi akan menghambat kebajikan sedang kepinginan akhirat akan mendorong kebajikan.
Dan ada beberapa sebab yang bisa menjadi lupa yaitu:
  1. Makan ketumbar yang masih basah
  2. Makan buah apel yang rasanya masam
  3. Melihat orang yang disalib
  4. Membaca tulisa pada batu nisan (patok kuburan)
  5. Lewat disela-sela unta yang bergandeng
  6. Membuang hidup-hidup kutu ke tanah
  7. Berbekam pada pulung tengkuk kepala;
semua itu dapat membuat orang jadi lupa.

Selasa, 21 Juli 2009

ZAMAN SEKARANG


Nanti orang yang dagang banyak merugi sampai-sampai habis modal utamanya. Banyak wanita bersuami berbaur dengan pria lain, tidak dimadu atau diperisyri secara syah. Banyak wanita bertingkah laku seperti laki-laki, banyak laki-laki jadi wanita (waria) atau berperan sebagai wanita. Banyak orang berbuat kemaksiatan, orang jahat semakin merajalela, dengan bekal cela/kejelekan orang lain yang di ajukan untuk membela diri untuk mencari kemenangan diri sendiri. Orang yang sungguh-sungguh banyak yang sia-sia sebaliknya yang jahat mereka yang brhasil (koruptor yang kaya raya), banyak oran yang menyalahkan kitab, banyak orang mengharamkan agama, lupa pada Tuhan Yang Agung yang mengatur segalanya. Mereka menyembah berhala, ada juga yang menyembah lelembut, dan yang lainnya menyembah harta, uang, atau harta dianggap paling berkuasa, dengan uang semua keinginan dapat tercapai, mereka beragama Nasrani. Demikian itulah yang akan menduduki tanah jawa. Para pedagang masih menguasai perekonomian masa itu, keadaan seperti salama 100 tahun.

MAKA SADARLAH MANUSIA SEMUA